Gema Takbir Ranai Darat: Sokongan KPDN Warnai Malam Takbiran Ranai Darat

Semarak Berbeda di Ranai Darat: Kala Pawai Obor dan Sokongan KPDN Satukan Warga

NATUNA – Gema takbir bersahutan, berpadu dengan ritme tabuhan beduk dan pendar cahaya api yang menyala di tangan ratusan warga. Malam Idul Adha di Kelurahan Ranai Darat, Kabupaten Natuna, kali ini terasa jauh berbeda. Tidak ada kesunyian; yang ada adalah riuh kemeriahan yang menyatukan masyarakat di pelataran Masjid Ibnu Salim.

Tahun ini, tradisi menyambut hari raya kurban di wilayah tersebut dihidupkan kembali lewat perlombaan pawai obor dan tingkah beduk—sebuah pemandangan yang tak pernah menghiasi malam Lebaran warga dalam beberapa tahun terakhir.

Lurah Ranai Darat, A. Era Juein Marisa, mengungkapkan bahwa semarak syiar Islam ini tak lahir dari ruang hampa. Ada sokongan penuh dari para donatur yang saling bahu-membahu mewujudkan malam yang berkesan bagi masyarakat.

“Jelas Lebaran tahun ini berbeda. Biasanya kami tidak pernah mengadakan lomba pawai obor dan tingkah beduk. Namun tahun ini, kami didukung para donatur untuk memeriahkan malam Idul Adha,” ujar Era pada Rabu (27/5/2026).

Peran KPDN di Balik Senyum Ratusan Warga
Di balik senyum semringah sekitar 300 peserta yang memadati halaman masjid malam itu, ada uluran tangan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu penyokong utama yang mendapat sorotan adalah Komunitas Pecinta Domino Natuna (KPDN).

Era secara khusus memberikan apresiasi atas intervensi sosial yang diinisiasi oleh Ketua Dewan Pengarah KPDN, Raja Mustakim. Menurutnya, dukungan luar biasa dari figur tersebut menjadi salah satu roda penggerak suksesnya acara.

“Terima kasih kepada KPDN yang turut serta menyukseskan kegiatan ini. Maju terus selalu,” tutur Era. “KPDN ikut andil memeriahkan acara ini sehingga seluruh warga Kelurahan Ranai Darat bisa berkumpul menjadi satu di halaman Masjid Ibnu Salim dengan senyum yang indah.”

Dari Tabuh Beduk ke Sapi Kurban Bupati
Kemeriahan tak berhenti begitu api obor dipadamkan. Pada esok harinya, kebahagiaan warga berlanjut dengan prosesi penyembelihan hewan kurban.

Tahun ini, panitia Masjid Ibnu Salim menerima amanah sejumlah hewan kurban, yang salah satunya merupakan sapi bantuan langsung dari Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Kedatangan bantuan ini disambut antusias, mengingat daging kurban tersebut langsung didistribusikan kepada ratusan warga yang membutuhkan di kawasan Ranai Darat.

Menutup rangkaian kebahagiaan Idul Adha, Era menitipkan pesan bernada reflektif. Baginya, momentum ini tak sekadar selebrasi keagamaan, melainkan momentum untuk merekatkan kohesi sosial dan merawat ruang hidup bersama.

“Saya berharap warga Kelurahan Ranai Darat selalu kompak, peka, dan peduli. Jaga lingkungan agar tetap bersih, karena itu adalah sebagian dari iman. Kalau lingkungan bersih, mata nyaman memandang, hati pun ikut damai. Dari sanalah rasa kekeluargaan akan semakin erat dan silaturahmi terus terjaga,” pungkasnya.