Natuna – Dunia hiburan lokal di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, kembali menggeliat. Jordi, atau yang lebih karib disapa DJ Josim, musisi lokal yang sebelumnya malang melintang di panggung hiburan Semarang dan Batam, kini kembali ke tanah kelahirannya dengan membawa konsep hiburan segar bertajuk “N.O.N PARTY”.

Berbeda dengan pertunjukan musik disko pada umumnya, N.O.N PARTY yang telah digelar pada Jumat (14/8/2026) di Rooftop Spot Billiard, Coco Cafe Natuna, Ranai ini, mendobrak stigma pesta musik konvensional. Mengusung konsep Non-Alcohol Party, acara ini dirancang sebagai ruang berekspresi bagi anak muda dan masyarakat luas untuk menikmati dentuman musik elektronik dan suasana pesta yang seru tanpa melibatkan minuman keras.
Bagi DJ Josim, kepulangannya ke Natuna bukan sekadar ajang nostalgia kampung halaman. Ia membawa misi untuk menularkan pengalaman dan energi yang ia serap dari kota-kota besar demi memajukan industri hiburan di beranda utara Indonesia tersebut.
“Pulang ke Natuna bukan berarti berhenti berkarya. Justru saya ingin membawa pengalaman yang saya dapatkan dari Semarang dan Batam untuk membuat sesuatu yang baru di sini,” ungkap DJ Josim.
Lewat N.O.N PARTY, ia ingin membuktikan bahwa Natuna memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem industri kreatif, khususnya di bidang musik dan entertainment. Konsep ini sekaligus menyampaikan pesan edukatif nan sederhana kepada generasi muda: pesta tetap bisa berjalan meriah dan seru meski tanpa alkohol.
Langkah DJ Josim ini menjadi simbol optimisme bahwa talenta daerah tidak harus selalu menetap di luar kota untuk terus berkembang. Pada akhirnya, pengalaman dari panggung-panggung di Semarang dan Batam dibawa pulang untuk diinvestasikan menjadi karya nyata.
Dari Natuna, merantau ke Semarang dan Batam, kini energi itu bertransformasi menjadi sebuah gerakan baru (movement) bagi kebangkitan talenta lokal dan industri kreatif di Natuna.