Bupati Cen Akui Perlu Strategi Ekonomi yang Inklusif
Natunews.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Natuna membanggakan sekali. Sayangnya warganya belum banyak mengalami perubahan taraf ekonomi lantaran pertumbuhan bersifat elitis.
Mengutip data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna, Kamis (20/11/2025), pertumbuhan ekonomi Natuna menunjukkan angka yang tinggi, yakni mencapai 18,70 persen pada triwulan II tahun 2025. Data BPS juga menunjukkan bahwa sektor minyak dan gas (migas) menjadi penyumbang terbesar dalam pertumbuhan tersebut. Namun, sayangnya, sebagian besar masyarakat Natuna masih belum merasakan dampak positif dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut.
Kepala BPS Natuna, Wahyu Dwi Sugianto, menjelaskan bahwa dominasi sektor migas dalam perekonomian menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara angka, tetapi tidak diikuti dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata. Alasannya adalah sektor migas merupakan industri yang menggunakan teknologi tinggi dan modal besar, sehingga menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang terbatas. Sementara itu, lapangan pekerjaan yang tersedia lebih banyak dikuasai oleh tenaga ahli dari luar Natuna.
Akibatnya, meskipun statistik ekonomi menunjukkan kemajuan, warga Natuna, khususnya yang bekerja di sektor tradisional seperti nelayan, petani, dan pedagang kecil, masih mengalami kesulitan ekonomi dan belum merasakan perbaikan signifikan dalam taraf hidupnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah Natuna bersama Bank Indonesia Perwakilan Kepri fokus memberikan perhatian pada pengembangan sektor lain yang lebih langsung menyentuh masyarakat, seperti perikanan, pariwisata bahari, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program pemberdayaan UMKM ini diarahkan untuk membuka peluang usaha baru dan meningkatkan nilai ekonomi rakyat Natuna.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, juga menegaskan perlunya strategi ekonomi yang inklusif agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menjadi angka di statistik, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh warga. “Kita harus memastikan agar ekonomi tumbuh dari bawah, bukan hanya dari sektor migas yang besar tapi elitis,” ujarnya dalam beberapa kesempatan resmi.
Dengan demikian, tantangan utama adalah bagaimana mendiversifikasi perekonomian Natuna agar dapat membuka lapangan kerja yang lebih banyak dan merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di semua lapisan. (nn1)
